Menilai

الإيمان يزيد وينقص

Iman itu bertambah dan berkurang

***

Dari kalimat tersebut, bagaimana kita menilai seseorang dengan objektif?

Saat orang tersebut sedang naik imannya, penilaian kita kepadanya akan baik. Sebaliknya, saat orang tersebut sedang turun imannya, penilaian kita kepadanya akan buruk. Sayangnya kita sulit mengetahui bagaimana naik-turunnya iman seseorang (termasuk diri kita sendiri), apakah lebih banyak naiknya atau lebih banyak turunnya. Kalau lebih banyak naiknya, berarti taatnya lebih banyak, sedangkan kalau lebih banyak turunnya, berarti maksiatnya lebih banyak.

Bisa jadi, orang tersebut banyak kebaikannya yang kita tidak ketahui, namun kita menilainya saat dia melakukan keburukan, maka kemungkinan besar kita akan menilainya buruk. Bisa juga sebaliknya, orang tersebut banyak keburukannya yang tidak kita ketahui, namun kita menilainya saat dia melakukan kebaikan, maka kemungkinan besar kita akan menilainya baik.

Dan Allah-lah sebaik-baik penilai.