Pemaafan dan kedewasaan

“Bersikap dewasalah, jangan kekanak-kanakan. Maafkan dia, jangan menyimpan dendam!”

Sebuah nasihat dari seorang kepada saudaranya. Nasihat yang baik, namun ada yang janggal menurut saya. Nasihat tersebut menyatakan bahwa sikap memaafkan adalah sikap dewasa, sebaliknya sikap tidak memaafkan atau mendendam adalah sifat kekanak-kanakan.

Benarkan seperti itu? Coba kita bandingkan, antara orang dewasa dan anak-anak, siapa yang lebih mudah memaafkan?

Saya justru menganggap bahwa anak-anak jauh lebih mudah memaafkan dibandingkan dengan orang dewasa. Coba kita ingat, ketika kita masih kecil dulu “berantem” dengan teman, bukankah dalam waktu singkat bisa baikan dan bermain bersama lagi? Berbeda dengan orang dewasa kalau sudah “berantem”, akan sulit memaafkan dan mungkin akan selalu diingat. Betapa banyak peperangan yang dipicu oleh adanya dendam, dan mereka itu orang dewasa bukan?

Jadi, menurut saya, sifat mudah memaafkan adalah sifat kekanak-kanakan, sedangkan sifat mendendam adalah sifat orang dewasa. Dengan demikian, sifat kekanak-kanakan ini lebih baik :)