Untuk apa sih belajar ini?

Mungkin kita sering bertanya yang seperti ini, tentang apa gunanya mempelajari suatu pelajaran tertentu. Mungkin karena kita tidak menyukai pelajaran itu, atau karena kita tidak mengerti apa yang diajarkan, atau karena kita tidak tahu apa manfaat pelajaran itu.

Misalkan kita ambil contoh yang mudah, yaitu pelajaran matematika. Kita biasanya berpikir, untuk apa sih belajar hitung-hitungan yang sangat rumit seperti ini, toh nanti tidak akan dipakai juga dalam hidup?

Well, pertanyaan itu tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar. Mungkin kita tidak sadar bahwa dari pelajaran matematika itulah teknologi dapat berkembang sampai seperti sekarang. Ya, yang namanya ilmu dasar pastilah kelihatan “tidak berguna”. Namun, tanpa ilmu-ilmu dasar semacam itu, tidak akan ada penerapan ilmu itu dalam kehidupan.

Kita ambil contoh lagi. Tanpa adanya ilmu-ilmu kimia dan fisika dasar, tidak akan ada alat elektronik karena “elektron” sendiri berasal dari ilmu kimia dan fisika. Tanpa adanya teori mekanika kuantum, takkan ada pula pembangkit listrik tenaga nuklir. Tanpa adanya teori aljabar Boolean, takkan tercipta sistem komputer yang ada seperti sekarang ini. Dan masih banyak lagi.

Ya, tidak ada ilmu yang benar-benar sia-sia. Kalaulah memang benar-benar tidak berguna bagi kita dan benar-benar tidak kita butuhkan, sadarlah bahwa ilmu itu masih ada gunanya bagi sang pengajar. Ketahuilah, bahwa dengan mengajarkan ilmu yang “tidak berguna” itu para guru atau dosen dapat menafkahi keluarganya.

Jadi, adakah ilmu yang benar-benar tidak berguna?