Hujan…

hujan...

Beberapa hari belakangan ini hampir setiap sore hari terjadi yang namanya hujan (air), mirip dengan cerita Mas Albadr. Maklum sajalah, namanya saja Bogor, kota hujan. Hujan adalah rahmat. Mungkin saja kota ini kota penuh rahmat.

Ya, sebagai penduduk baru di Bogor ini, kami harus membiasakan diri dengan hal ini. Suasana langit yang mencekam sore hari, seperti di filem Lord of The Rings, ingatan akan jemuran yang masih menggantung di tali jemuran, dan sebagainya.

Namun, entah kenapa, saat turun hujan, timbul kenangan dan kerinduan akan kampung halaman nun jauh di sana. Suasana di sini ketika hujan mengingatkan suasana ketika di rumah. Nggak nyambung memang, tapi perasaan itu sering timbul saat hujan. Mungkin semacam sugesti atau déjà vu berkepanjangan.

Hiks… rumah…

Masih 3 bulan lagi pulang…