Sticky Post di WordPress

Baru-baru ini (belum ada sebulan kayaknya) WordPress mengumumkan tambahan fitur baru, yaitu Sticky Post. Sticky berarti lengket. Dinamakan seperti itu karena memang post yang di-stick bisa jadi nempel terus di atas. Seperti “always on top”, maksudnya post itu akan selalu berada di atas, tidak mengikuti urutan tanggal posting. Normalnya, post-post terbarulah yang ada di atas. Tapi, dengan fitur ini itu semua bisa diubah.

Jadi misalnya antum membuat satu buah post yang ditempel selalu di atas, jika antum membuat post lain, maka post-post lain itu (bahkan yang terbaru) akan berada di bawah post yang di-stick itu.

Untuk membuat post selalu berada di atas, pada halaman edit/buat post, beri check pada label “Stick this post to the front page” (dulu nggak ada kan?). Liat nih:

Klik untuk menjadikan post selalu di atas.

Untuk membatalkan alias mencopot post supaya tidak selalu di atas lagi, supaya balik lagi ke urutan normal (urutan tanggal posting), edit aja itu post lalu di-uncheck label di atas. Semuanya kembali, tidak perlu ada rasa panik.

Lalu, apa manfaat post selalu di atas?

Menurut artikel sebuah situs (yang sekarang udah dihapus artikel itu) (dapet dari cache-nya Gugel), ada beberapa cara memanfaatkan Sticky Post, yaitu:

  1. Pengumuman, karena itu post selalu di atas, efektif untuk mengumumkan sesuatu kepada pengunjung blog.
  2. Sambutan selamat datang, misalnya antum nulis di post yang di-stick “Selamat datang di blog ini”. Lebih bagus dan bermartabat daripada ditaruh di banner/header blog.
  3. Iklan, karena selalu di urutan atas, banyak orang yang bakal melihat iklan antum.

Itu baru beberapa cara saja. Antum bisa mengembangkannya sekreatif mungkin. Selamat mencoba men-stick post…