Browser Safari

Safari adalah web browser buatan Apple dan merupakan browser resmi kepunyaan Macintosh. Tapi saat ini sudah dikembangkan sehingga mampu berjalan di Windos XP maupun Pista. Pada tulisan ini ana akan memamerkan kelebihan si Safari yang tidak dimiliki oleh browser lain ini secara sedikit, serta dari sisi yang tidak terlalu penting.

Tampilan

Seperti falsafah Macintosh, yaitu mengutamakan gaya/style, maka Safari juga didandani ala Mac, dengan interface yang sederhana namun elegan khas Macintosh. Ada search bar juga di kanan atas. Tapi bedanya dengan Firefox, search bar Safari bisa di-resize sesuai kebutuhan.

Performa

Menurut tes performa yang dilakukan pihak Apple sendiri, Safari mereka katakan lebih cepat dari Firefox, Internet Explorer, maupun Opera (ya iyalah orang yang ngetes mereka sendiri, wajar kalo dibagus-bagusin). Ini adalah hasil tes mereka. Angka yang tertera menyatakan waktu yang dibutuhkan untuk me-load halaman.

Pas aku nyoba sendiri, memang cepet sih. Tapi kayaknya biasa aja. Gak terlalu kerasa lebih cepet dari Firefox maupun Opera.

Pencarian di Halaman

Sistem pencariannya seperti di Firefox, dimana pencarian langsung dimulai ketika Antum mengetik per karakter. Pencarian di halaman web agak lebih mudah dengan Safari karena highlight-nya lebih jelas dan beranimasi walaupun tidak secepat Firefox menurutku.

RSS Terintegrasi

Jadi lebih enak kalo mau membaca berita-berita terbaru dari situs yang menyediakan RSS feed.

Private Browsing

Cocok untuk di warnet, misalnya kita lupa logout friendster wordpress, maka pas browsernya ketutup semua data yang telah kita isikan, termasuk password, usernem, dll akan dihapus sehingga tidak bisa diisengin orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mirip dengan fitur “Clear Private Data” punya Firefox.

Textbox yang Bisa Diresize

Kalo pake Safari, textbox (misalnya tempat kasih komentar di blog) bisa diresize jadi selebar atau sebesar yang kita mau, sehingga kalo mau nulis komentar sebanyak 250 halaman kertas A4 juga tidak masalah.

Activity Information

Jendela activity berisi informasi yang sangat detail mengenai proses loading halaman. Elemen halaman web ditampilkan satu persatu misalnya berapa jumlah script dan gambar yang di-load serta berapa ukurannya dan error apa saja yang terjadi. Lumayan juga ngelihatin activity ini kalo koneksi lagi lemod.

Gambar dan Font

Safari mengadopsi teknologi font-rendering (penghalusan font) milik Apple, yang kata Wikipedia merupakan yang paling halus dibanding punya Mikrosop maupun Linux. Font di layar jadi halus seolah-olah halaman web itu tersusun oleh bitmap semua. Lihat aja skrinsut-skrinsut diatas.

Safari juga (kata pihak pembuatnya lagi) satu-satunya browser yang menggunakan color management sehingga gambar-gambar di halaman web bisa tampil sesuai warna aslinya (?). Mungkin agak cocok untuk para mania fotografi.

Fitur-fitur Lain

  1. Tabbed Browsing, browsing pake tab kayak di Firefox (ah, hal biasa).
  2. Popup Blocker, pembunuh jendela pop-up yang tidak diinginkan (hal biasa juga).
  3. SnapBack, untuk kembali ke awal halaman dari search engine kalo misalnya kita udah menjelajah terlalu jauh.
  4. Easy Bookmark.
  5. Forms Autofill.
  6. Mendukung CSS3, sehingga wordpress bisa tampil seindah ini:
Ada efek bayangan pada font dan menu, serta border yang bisa melengkung

Ada efek bayangan pada font dan menu, transparansi menu, serta border yang bisa melengkung

Silakan pakai Safari, gratis kok. Download disini.