Singkatan Rekursif

Rekursi adalah suatu perulangan, dimana di dalam perulangan tersebut terkandung perulangan itu sendiri. Singkatnya, perulangan di dalam perulangan. Jadi, singkatan rekursif berarti singkatan di dalam singkatan, tapi bukan sekedar singkatan dalam singkatan, tapi singkatan itu sendiri berada di dalam singkatan itu sendiri. Bingung?

Sistem rekursi banyak dipakai di pemrograman komputer, terutama untuk automasi (kayaknya sih). Makanya, singkatan rekursif banyak ditemukan di dunia pemrograman, terutama yang open source (apa hubungannya?). Sepertinya, penggunaan singkatan rekursif hanya digunakan untuk kepentingan lucu-lucuan, walaupun mungkin nggak juga.

Contoh penggunaan singkatan rekursif yang pertama kali gua kenal yaitu “GNU”. Orang yang bergelut di dunia open source pasti kenal singkatan ini. GNU adalah kepanjangan dari “GNU’s Not Unix”. Tuh kan, di dalam GNU ada GNU lagi. Benda yang disingkat biasanya berada di paling depan dari singkatannya. Kalau sudah begitu, GNU kalo mau bisa diganti KNU, yaitu “KNU’s Not Unix”.

Contoh lain penggunaan singkatan rekursif yang populer:

  • PHP = PHP, Hypertext Preprocessor
  • WINE = WINE Is Not an Emulator
  • LINUX = Linux Is Not UniX
  • XNA = XNA is Not an Acronym
  • KLuB = Klub Linux Bandung

Ini yang menurutku paling keren:

  • HURD =HIRD of Unix-Replacing Daemons
  • HIRD = HURD of Interfaces Representing Depth

Atau seperti kata mas Wildan, yaitu kepanjangan dari IPB = IPB Pertanian Banget. Atau kalau mau ngawur dan ngasal:

  • SMANSA = SMANSA Negeri Satu
  • BaRa = Bara Raya
  • BaTeng = Bateng Tengah
  • RC = RC Corner
  • Lugu = Lucu dan Guoblok
  • Lucu = Lugu dan Culun
  • Halah = Halah Apalah
  • Ngawur = Ngasal dan Ngawur

dan seterusnya. Silahkan Anda berkreasi sesuka hati.