Asrama TPB-IPB – Kehidupan Asrama

Asrama merupakan tempat tinggal (sementara) pengganti rumah. Didalamnya tentu terdapat suatu kehidupan sebagaimana di rumah, walaupun harus dengan berbagai perbedaan dan kebutuhan beradaptasi. Berikut adalah cerita ataupun deskripsi dari kehidupan yang gua alami di asrama.

Makan dan Minum

Kebutuhan makan di asrama sudah diakomodasi oleh pihak Badan Pengelola Asrama. Diakomodasi maksudnya diberikan sebuah kantin di tiap gedung. Jadi kita tinggal beli aja. Kalau Anda ingin yang agak lebih murah, Anda dapat mencari makanan di luar asrama. Sedangkan untuk minum, juga sudah disediakan galon (+air). Jadi kita juga tinggal beli. Di setiap lorong (koridor) juga disediakan satu buah dispenser + galon. Tiap lorong tinggal beli juga. Atau jika ingin gratis, bawalah botol ke warung, dan isi air disana. Namun cara ini dapat merusak reputasi Anda.

Tidur

Tidur dilakukan di atas kasur, di dalam kamar, bersama tiga orang lain.

Ibadah

Di setiap gedung disediakan musholah. Namun ana merekomendasikan antum untuk sholat di Masjid Al-Hrriyyah dengan waktu tempuh kira-kira 6 menit karena alasan fadhilah.

Mandi

Ada puluhan kamar mandi di asrama. Dan sampai tulisan ini dibuat, saya belum pernah mengantri untuk mandi. Air juga tidak bermasalah. Keran-keran yang ada mengucurkan air dengan sangat deras sampai Anda mungkin tidak akan mau membuka keran penuh. Lihat deskripsi fisik untuk lebih detailnya.

Nyuci dan Njemur

Nyuci dilakukan di tempat pencucian. Karena jumlahnya terbatas, Anda mungkin perlu mengantri. Sedangkan tempat jemuran ada di samping gedung dengan jumlah yang juga terbatas. Ember, detergen, sikat bawa sendiri, tidak disediakan.

Setrika

Di setiap lorong disediakan satu setrika. Anda harus menggunakannya secara bergantian. Pihak asrama tidak mengizinkan kita membawa setrika sendiri.

Belajar

Belajar dilakukan di dalam kamar, di atas meja belajar atau terserah Anda.

Piket

Piket lorong dilaksanakan setiap hari, dengan petugas piketnya salah satu kamar di lorong tersebut (dijadwal).

Hiburan dan Olahraga

Di asrama ada dua buah tipi. Satu di kantin, satu di depan mushola. Di tengah gedung ada lapangan badminton. Raket bisa pinjam di kantin. Ada juga lapangan bola. Gawang dan bola bisa dipinjam di kantor SR.

Jalan-jalan

Penghuni asrama biasanya jalan-jalan ke suatu jalan yang bernama Babakan Raya (populer disebut BaRa). Tempat itu adalah sebuah jalan yang berfungsi sebagaimana alun-alun. Di sekitarnya banyak pedagang yang melimpah. Tapi aku jarang kesana. Jauh.

Organisasi

Di setiap lorong ada satu ketua yang disebut RT. Jika lorong diibaratkan sebuah kelas, maka RT adalah ketua kelasnya. Setiap gedung dipimpin oleh pemimpin gedung yang disebut LURAH. RT dan LURAH dipilih dari anak-anak asrama yang mau.

Akhir Pekan

Ketika akhir pekan, keadaan asrama menjadi lebih sepi kurang lebih 50%. Anak-anak JABOTABEK pada pulang kampung. Sedangkan anak-anak rantau tidak. Jadilah asrama seperti kos-kosan saking sepinya.

Kucing

Di asrama putra kucing melimpah. Setiap gedung paling tidak ada 3 ekor. Jadi bila Anda takut kucing, sebaiknya bawa alat anti kucing sendiri. Kucing juga sering mengobrak-abrik sampah dan kencing sembarangan di lorong.

Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pola kehidupan di asrama antara lain:

Iklim dan Suhu

Walaupun Bogor adalah kota hujan, tidak setiap hari hujan. Pada siang hari iklim seperti di daerah tropis pada umumnya. Di pagi hari, iklim seperti daerah sub-tropis. Suhu air pada waktu itu hampir sama dengan suhu air di botol di kulkas di rumahku. Mandi yang tidak tepat atau pakaian tidur yang tidak tepat dapat membuat Anda masuk angin 2 kali berturut-turut.

Makanan

Makanan di Bogor sama seperti di daerah lainnya. Tapi nasi uduk Bogor berbeda dengan nasi uduk Lampung. Cobalah sendiri.

Bahasa

Bogor terletak di Jawa Barat. Jadi kebanyakan orang di sana menggunakan logat Sunda. Anda tentu harus menyesuaikan diri dengan logat dan pengucapan gaya Sunda. Untuk hal itu, Anda cukup mengganti semua huruf /f/ dan /v/ anda dengan huruf /p/, dan semua kata yang diakhiri huruf vokal, beri apostrof di akhir kata tersebut.

Teman

Teman yang baik tentu menulari kita dengan hal yang baik. Sedangkan teman yang jelek akan membawa Anda ke lembah kenistaan. Hati-hatilah dalam memilih teman! Teman sekamar bukan berarti teman akrab yang sesungguhnya.

Nah… Jadi seperti itu ceritaku tentang kehidupan disini. Anak rantau newbie macam gua perlu belajar lebih banyak tentang kerasnya hidup di perantauan….

Que sera sera…