Asrama TPB-IPB – Deskripsi Fisik

Asrama TPB terdiri atas dua unit, yaitu asrama putra dan asrama putri. Asrama untuk putri sendiri terdiri atas 2 sub-unit yaitu asrama putri dan rusunawa (rumah susun mahasiswa wanita). Asrama putra dan putri terpisah sejauh kurang dari satu kilometer. Untuk selanjutnya gua bakal cuma membahas asrama putra.

Asrama putra terdiri dari tiga gedung. Yaitu gedung C1 sampai C3. Tiap gedung ada dua lantai, yaitu lantai atas dan lantai bawah. Tiap lantai terdiri dari 10 lorong (koridor). Tiap koridor terdiri dari 10-20 kamar. Tiap koridor disediakan satu buah setrika dan satu buah dispenser.

Di depan asrama, masih di dalam gedung, ada sebuah kantin gedung. Ini adalah warung dan tempat makan terdekat dari kamar. Sistem pembelian prasmanan tapi Anda hendaknya diharuskan membawa piring sendiri. Makananannya agak mahal lho. Jadi mendingan beli di luar. Sedangkan di lantai dua (di atas kantin) ada mushola. Penulis merekomendasikan antum semua untuk sholat di Masjid Al-Hurriyyah karena alasan fadhilah.

Di dalam kamar, ketika Anda baru pertama kali masuk, akan ada 2 buah ranjang bertingkat, jadi total tempat tidur di kamar ada 4 buah + kasur + 1 bantal untuk tiap kasur. Ada juga 4 buah kursi, 2 buah meja (belajar), 2 buah lampu belajar, satu lemari dengan 4 pintu, 2 buah jendela, serta satu buah pintu untuk keluar/masuk kamar. Penerangan di dalam kamar bisa dibilang bagus, dengan 2 buah lampu TL (tube lamp) (neon), sehingga ke-terang-annya hampir seterang kamar di rumahku (penulis). Semua furnitur terbuat dari kayu, dengan finishing pernis. Lantai di asrama keseluruhannya menggunakan keramik warna putih. Liat aja nih:

Kamar asrama

Pada setiap lorong, tersedia 2-8 kamar mandi dan 2-4 WC. Tempat mencuci ada di sebelah KM yang gede. Kamar mandi dan WC-nya lumayan bersih, dengan theme biru (Luna). Jadi, sampai saat ini belum dijumpai antrian untuk ke KM ataupun ke WC mengingat banyaknya jumlah kedua hal tersebut.

Tempat jemuran ada di sebelah gedung. Silahkan Anda mencari sendiri.

Asrama dibatasi oleh pagar kawat berduri yang mengelilingi dari ujung ke ujung. Di depan asrama ada pos satpam, sampingnya ada tempat parkir motor. Depannya ada kantor SR dan warnet gratis yang gak pernah buka.

Selain di kantin, Anda juga bisa membeli beragam keperluan lain (=jajan) di koperasi yang ada di tengah-tengah. Lumayan lengkap kok. Hampir kaya AlfaMart.

Mengenai hiburan, di asrama disediakan 2 buah tipi untuk tiap gedung, satu di kantin, satu lagi di atas. Di tengah-tengah gedung ada lapangan berumput hijau yang biasa digunakan untuk main bulutangkis. Ada juga lapangan basket, lapangan sepakbola (dua-duanya di luar gedung) dan tanjakan yang dapat Anda pergunakan untuk perosotan.

Fasilitas di asrama putra memang tidak selengkap di asrama putri. Di asrama putri ada “agrimart” (afiliasi Indomaret) dan kantin yang jauh lebih gede. Warnetnya pun kabarnya aktif, tidak seperti di tempat putra. Selain itu, di asrama putri-lah bertempat para birokrat pengelola asrama. Ambulans asrama juga ada di sana. Sedangkan rusunawa adalah asrama tambahan bagi putri mengingat jumlahnya yang >2 kali jumlah putra. Gedungnya aja tingkat 6 (yang ada kamarnya cuma 4 tingkat sih).

Dengan fasilitas yang cukup lengkap seperti itu, sebenarnya cukup beralasan untuk bisa betah di asrama. Namun karena tidak seperti di rumah atau di kos-kosan, maka alasan untuk betah tersebut bisa hilang. Maka, Anda seharusnya sering pulang kampung agar ketidakbetahan tersebut hilang. Sekian tulisan ini. Inysaallah akan dilanjutkan.