Because of some reason, this post needs to be pertamaxed heavily.
We recommend you to pertamax this post as soon as possible.
Be the first to pertamax it. Click the link below.
Because of some reason, this post needs to be pertamaxed heavily.
We recommend you to pertamax this post as soon as possible.
Be the first to pertamax it. Click the link below.
Berhubung proklamasi kemerdekaan dari asrama semakin dekat (kira-kira 2 minggu lagi), kini kami sedang dalam tahap pindahan. Pindahan dengan transit terlebih dahulu ke kontrakan temen yang deket situ karena calon kostan baruku baru boleh ditempati 3 hari lagi. Tapi bukan kesini. Yang itu nggak jadi. Tunggu info selanjutnya. Sekarang sedang dalam chaos tugas kuliah yang agak semakin menggila mendekati akhir tahun.
Di tempatku, ada sebuah makanan ringan (snack) yang memiliki nama yang sangat aneh. Snack itu berupa keripik, dan sebutannya adalah keripik setan. Seperti ini penampakannya:
Itulah yang sedang pemilik blog ini rasakan akhir-akhir ini (sebenernya sejak dulu, sih). Semakin mendekati akhir semester kesibukan dalam hal perkuliahan semakin padat saja. Banyak hal “duniawi” lain yang juga menuntut untuk dikerjakan. Ditambah lagi, keadaan nomaden computing ini belum juga berakhir.
Di masjid kampus saya, ada tempat penitipan barang bagi jama’ah yang hendak menitipkan barangnya selagi mereka melaksanakan shalat. Di tempat penitipan barang itu, ada sebuah banner yang terlihat biasa saja. Namun, jika Anda cermati, akan terlihat sebuah keanehan yang lucu fatal. Lihatlah ini:

Tempat penitipan barang Al-Hurriyyah
Mungkin Anda pernah menemui orang-orang semacam ini. Ya, orang yang jarang ataupun enggan menggunakan kata ganti ketika berbicara. Yang dimaksud kata ganti di sini misalnya, “Saya”, “Kamu”, “Dia”, dan sebagainya yang lazim digunakan dalam percakapan.
Beberapa minggu belakangan ini, kami memiliki sebuah kesibukan baru: belajar bahasa Arab. Walaupun kuliah semakin parah, kami masih mencoba menyempatkan diri untuk menghadiri majelis pelajaran bahasa Arab tingkat dasar. Berhubung majelis ini sifatnya gratis, maka tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk menimba ilmu bahasa Arab ini.
Beberapa hari yang lalu, ane mendapati seorang teman yang sedang mengoperasikan notebook-nya. Tidak disangka-sangka, dia sudah menggunakan Windows 7, yang notabene masih versi Beta alias belum jadi. Tanpa pikir panjang, karena penasaran dengan calon Windows baru ini, langsung deh ane coba menggunakannya.
Tulisan ini hanyalah bertujuan untuk iseng saja. Karena tidak ada ide menulis, daripada tidak ada tulisan baru, lebih baik menambah sesuatu, walaupun cuma tulisan sampah macam ini. Tulisan ini dibuat bersifat rekursif sehingga Anda tidak akan pernah habis membacanya. Berikut cuplikannya: