<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog-blogan &#187; Cerita</title>
	<atom:link href="http://abrari.wordpress.com/category/cerita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abrari.wordpress.com</link>
	<description>Under construction. Please wait a few years...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 16:19:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='abrari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ba1bafd8053d9acf21ecd0f033a09cb8?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog-blogan &#187; Cerita</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abrari.wordpress.com/osd.xml" title="Blog-blogan" />
		<item>
		<title>Code is poetry</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/12/05/code-is-poetry/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/12/05/code-is-poetry/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 14:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=917</guid>
		<description><![CDATA[Terjemahan bebasnya barangkali &#8220;kode adalah puisi&#8221;.
Sebenarnya jargon itu adalah milik WordPress.org, sebagai tagline mereka. Tapi entah kenapa aku jadi menyukainya :P Mungkin karena memang kami para mahasiswa ilmu komputer yang hampir setiap hari harus berurusan dengan kode (program). Jadi mau nggak mau kami pun harus &#8220;mencintai&#8221; kode-kode itu, meskipun kadang bisa membuat gila :D
Ya, kode [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=917&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Terjemahan bebasnya barangkali &#8220;kode adalah puisi&#8221;.</p>
<p>Sebenarnya jargon itu adalah milik <a href="http://wordpress.org">WordPress.org</a>, sebagai tagline mereka. Tapi entah kenapa aku jadi menyukainya :P Mungkin karena memang kami para mahasiswa ilmu komputer yang hampir setiap hari harus berurusan dengan kode (program). Jadi mau nggak mau kami pun harus &#8220;mencintai&#8221; kode-kode itu, meskipun kadang bisa membuat gila :D</p>
<p><span id="more-917"></span>Ya, kode ibarat puisi. Tidak mudah untuk membuatnya, tidak mudah pula untuk menafsirkan isinya. Setiap yang membaca punya imajinasi sendiri-sendiri saat mencoba memahaminya. Dan kadangkala puisi itu begitu abstrak dan tidak bisa dipahami, yang mencerminkan ketinggian bahasa sang pembuatnya :P</p>
<p>Kode program juga memiliki nilai estetika tersendiri. Coba lihat, betapa indahnya susunan sintaks dan simbol-simbol yang berwarna-warni itu. Ada perasaan yang tak terlukiskan dengan kata-kata saat memandang rentetan kode program yang tersusun rapi membentuk sebuah rangkaian puisi yang indah.</p>
<pre class="brush: php;">
function nevermind () {

  foreach ($problems as $life =&gt; $problem) {
    forget ($problem);
    free_memory ();
  }

}
</pre>
<p>Hmm&#8230; Dan mungkin sedikit puisi romantis&#8230;</p>
<pre class="brush: php;">

$timeWaiting = 0;

while (!$you-&gt;near($me)) {

  $me-&gt;thinkAbout($you);

  switch (true) {
    case $timeWaiting &lt; 5:
      $me-&gt;wait($you);
      break;

    case $timeWaiting &lt; 10:
      $me-&gt;worry();
      break;

    case $timeWaiting &lt; 20:
      $me-&gt;lookFor($you);
      break;

    case $timeWaiting &lt; 40:
      $me-&gt;worry();
       $me-&gt;lookFor($you);
      break;

    case $timeWaiting &lt; 80:
      $me-&gt;worry();
       $me-&gt;cry();
       $me-&gt;lookFor($you);
       $me-&gt;lookFor($you);
       $me-&gt;lookFor($you);
      break;

    case $timeWaiting &lt; 160:
      $me-&gt;worry();
       $me-&gt;cry();
       $me-&gt;drink();
       $me-&gt;lookFor($you);
       $me-&gt;lookFor($you);
       $me-&gt;lookFor($you);
      $me-&gt;thinkAbout($you);
      $me-&gt;thinkAbout($you);
      $me-&gt;cry();
       $me-&gt;lookFor($you);
       $me-&gt;lookFor($you);
       $me-&gt;drink();
       $me-&gt;drink();
      break;

    default:
      throw new CanLiveWithoutYou();
      die(&quot;alone&quot;);
  }

  $timeWaiting++;
}

$me-&gt;happy = true;
</pre>
<p>Maka inilah puisi kami, dan dengannya kami mengekspresikan diri&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/917/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=917&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/12/05/code-is-poetry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa aku memilih Aikido</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/11/08/kenapa-aku-memilih-aikido/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/11/08/kenapa-aku-memilih-aikido/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 13:26:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=892</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin terdengar agak aneh. Anak yang kecil, lemah, dan tak berdaya seperti diriku ikut pelatihan bela diri. Tapi, seaneh apapun kedengarannya, itulah kenyataannya. Ya, sudah hampir setahun lebih aku mengikuti pelatihan bela diri Aikido di kampus. Ini adalah pengalaman pertamaku ikut pelatihan bela diri secara “resmi”. Sebenernya, sudah lama aku tertarik dengan hal-hal semacam itu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=892&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright" title="ai" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn%3AiMtg8hGL_xMHoM%3Ahttp%3A%2F%2Fkanotengu.files.wordpress.com%2F2008%2F02%2Faikido-kanji-v5-large.jpg&#038;w=71&#038;h=144" alt="" width="71" height="144" />Mungkin terdengar agak aneh. Anak yang kecil, lemah, dan tak berdaya seperti diriku ikut pelatihan bela diri. Tapi, seaneh apapun kedengarannya, itulah kenyataannya. Ya, sudah hampir setahun lebih aku mengikuti pelatihan bela diri <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aikido">Aikido</a> di kampus. Ini adalah pengalaman pertamaku ikut pelatihan bela diri secara “resmi”. Sebenernya, sudah lama aku tertarik dengan hal-hal semacam itu. Tapi baru waktu kuliah saja benar-benar ikut.</p>
<p><span id="more-892"></span>Banyak alasan kenapa aku memilih Aikido. Pertama kali aku tahu tentang Aikido adalah dari tayangan di televisi. Waktu itu aku kagum, mudah sekali orang itu menjatuhkan lawannya, juga gerakan-gerakannya yang elegan dan cenderung halus dan lembut tapi mampu membuat lawan terguling-guling. Sekilas mirip dengan Judo, namun lebih lembut.</p>
<p>Ya, salah satu ciri khas Aikido adalah bahwa ia tidak mengandalkan kekerasan (aneh ya? Bela diri tanpa kekerasan?) dan kekuatan fisik. Namun mengandalkan energi dari lawan untuk menjatuhkan dirinya sendiri. Secara fisika, konsep yang digunakan seperti momentum dan inersia (atau apapun itu).</p>
<p>Ketika lawan bergerak menyerang, maka ia memiliki momentum yang besar. Nah, seseorang yang berlatih Aikido tidak diajarkan untuk menangkisnya, tapi hanya membelokkannya sehingga momentum lawan membuat dirinya sendiri kehilangan keseimbangan (begitu teorinya).</p>
<p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://abrari.wordpress.com/2009/11/08/kenapa-aku-memilih-aikido/"><img src="http://img.youtube.com/vi/cvJ7JkocWn0/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p>Karena tidak terlalu mengandalkan kekuatan fisik itulah aku yang lemah ini berminat mengikutinya dan masih bisa bertahan sampai sekarang.</p>
<p>Salah satu hal yang bermanfaat dari latihan Aikido adalah mengenai teknik jatuh. Maksud dari “teknik” di sini adalah bagaimana cara kita mengatur diri saat terjatuh maupun terbanting sehingga meminimalkan cedera yang mungkin terjadi. Karena sangat penting, teknik jatuh adalah hal yang pertama kali diajarkan kepada pemula saat awal latihan, mengingat kebanyakan teknik Aikido berakhir dengan lawan yang terjatuh sampai berguling-guling (walaupun di matras yang empuk). Tentunya pengetahuan tentang teknik jatuh yang aman ini juga bisa diterapkan pada kehidupan nyata, misalnya saat terpeleset, terjatuh dari kendaraan, dan sebagainya.</p>
<p>Hal lain yang esensial dari Aikido adalah teknik menghindar. Kebanyakan teknik Aikido adalah menghindari serangan kemudian berusaha menetralkannya. Dengan demikian, akan terbentuk suatu refleks untuk menghindari serangan.</p>
<p>Lalu, apakah Aikido efektif untuk pertarungan “yang sebenarnya”?</p>
<p>Hmm. Sepertinya tidak juga. Kata seorang teman, walaupun seseorang sudah ahli dalam disiplin bela diri tertentu, pada waktu berkelahi sungguhan biasanya lupa akan ilmunya, dan hanya mengandalkan refleks saja. Oleh karena itu, yang terpenting dari suatu ilmu bela diri adalah membangun refleks untuk membela diri saat datang gangguan.</p>
<p>Lagipula, siapa juga yang belajar Aikido untuk berkelahi? Anggap saja latihan Aikido sebagai olahraga rutin mingguan untuk membangun tubuh dan jiwa yang lebih kuat, juga untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang yang dicintai kelak saat muncul ancaman&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/892/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/892/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/892/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/892/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/892/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/892/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/892/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/892/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/892/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/892/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=892&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/11/08/kenapa-aku-memilih-aikido/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:iMtg8hGL_xMHoM:http://kanotengu.files.wordpress.com/2008/02/aikido-kanji-v5-large.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/cvJ7JkocWn0/2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kompilasi</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/08/18/837/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/08/18/837/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 03:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[Selama sisa liburan yang hampir 3 minggu ini diriku tidak lagi mengupdate blok ini. Sebenernya banyak hal yang terjadi dan layak untuk diceritakan. Tapi karena banyak hal itulah ana jadi males nulis di blok. Dan ketika banyak hal itu sudah sedikit berkurang, serta karena sebentar lagi bulan Ramadhan, maka semua cerita itu saya tumpuk jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=837&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Selama sisa liburan yang hampir 3 minggu ini diriku tidak lagi mengupdate blok ini. Sebenernya banyak hal yang terjadi <span style="text-decoration:line-through;">dan layak untuk diceritakan</span>. Tapi karena banyak hal itulah ana jadi males nulis di blok. Dan ketika banyak hal itu sudah sedikit berkurang, serta karena sebentar lagi bulan Ramadhan, maka semua cerita itu saya tumpuk jadi satu dalam posting ini.</p>
<p><span id="more-837"></span>Jika Anda berminat, silakan lanjutkan membaca. Jika tidak, pergi dan lakukan hal-hal yang lebih berguna :-) Mari kita mulai.</p>
<p><strong>(Lagi-lagi) kabur dari Ospek</strong></p>
<p>Seperti kita tahu, IPB memiliki 3 buah Ospek. Yang pertama adalah Ospek di tingkat universitas. Pada Ospek tingkat ini diriku berhasil kabur dengan suksesnya. Sedangkan 2 yang berikutnya masing-masing adalah Ospek tingkat fakultas dan jurusan yang berlangsung minggu kemarin. Rencana kabur lebih lancar daripada yang dulu, karena diriku hanya berdiam di kostan, dan mereka (para panitia) tidak mungkin mengunjunginya.</p>
<p>Sebenarnya kabur pada Ospek tingkat ini lebih berbahaya karena pada tingkat fakultas dan jurusan, jumlah peserta lebih sedikit sehingga lebih mudah untuk &#8220;ketahuan nggak ikut&#8221;. Bahkan sempat bertemu salah satu koordinator Ospek di masjid dan sempat sedikit diinterogasi. Untungnya beliau sudah kenal lama denganku dan paham alasan kenapa aku tidak mengikutinya.</p>
<p><strong>Sakit</strong></p>
<p>Nah, selama Ospek inilah diriku terbaring tak berdaya di kostan karena sakit. Ospek hanya berlangsung 3 hari. Sedangkan sakitku bertahan 4 hari (alhamdulillah sekarang sudah sembuh). Jadi ada alasan tambahan kenapa saya tidak ikut Ospek :-)</p>
<p>Mengenai sakitnya sendiri, gua mengalami gangguan pencernaan yang cukup menyiksa. Yah, penyakit umum anak kost yang jadwal makannya kacau serta makanannya tidak terjamin kebersihannya.</p>
<p><strong>Panitia acara bazaar buku</strong></p>
<p>Pada minggu pertama bulan Ramadhan nanti, insyaallah akan diadakan bazaar buku (<em>islamic book fair</em>) di kampus yang mengundang beberapa penerbit. Seperti biasa, jika masuk ke dalam kepanitiaan, aku berada di bagian publikasi. Merancang spanduk, pamphlet, dan lain-lainnya. Tidak terlalu sibuk, sehingga kadang juga membantu teman-teman yang lain. Sekalian iklan acaranya ah&#8230; Ini salah satu pamphletnya (klik untuk memperbesar) (bukan saya yang buat):</p>
<p><a href="http://abrari.files.wordpress.com/2009/08/madinah09-bookfair.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-838" title="madinah09-bookfair" src="http://abrari.files.wordpress.com/2009/08/madinah09-bookfair.png?w=225&#038;h=300" alt="madinah09-bookfair" width="225" height="300" /></a></p>
<p><strong>Jalan-jalan ke Jakarta</strong></p>
<p>Bukan, bukan jalan-jalan untuk <em>refreshing</em>. Sebenarnya ini tidak terlalu layak untuk disebut jalan-jalan. Kegiatan ini juga masih terkait acara bazaar buku yang ana terlibat di dalamnya. Ya, ke Jakarta untuk mencari alamat para penerbit buku.</p>
<p>Ane yang lumayan buta Jakarta, menemani seorang kakak tingkat menyusuri jalan-jalan mirip jalan tol dan gang-gang di ibukota yang sangat membingungkan. Berbekal daftar alamat para penerbit buku kami berangkat dari Bogor jam 7 pagi menggunakan sepeda motor (aku yang dibonceng, tentunya). Bertanya kepada puluhan orang untuk mencari 3 buah alamat yang cukup berjauhan, dan setelah ketemu pun ternyata ketiganya sudah pindah. Jadi total alamat yang dicari ada 6 alamat. Setelah beberapa kali tersesat (yang mengharuskan kami berjalan memutar, maklum, Jakarta), akhirnya ketiganya pun berhasil ditemui dan misi selesai. Menjelang maghrib kami baru sampai di Bogor lagi.</p>
<p><strong>Dan banyak lagi yang lainnya</strong></p>
<p>Misalnya bertemu dan konsultasi dengan dosen pembimbing akademik, bertemu teman-teman satu jurusan (semuanya), internetan di kampus menggunakan notbuk sendiri, membeli software Microsoft asli dan berlisensi seharga Rp20.000 (thanks <a href="http://www.ipb.ac.id/id/?s=147">IMCA</a>), dan sebagainya.</p>
<p><em>Sekian dan terimakasih</em>.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/837/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=837&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/08/18/837/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abrari.files.wordpress.com/2009/08/madinah09-bookfair.png?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">madinah09-bookfair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laptop baru yang malang</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/07/07/laptop-baru-yang-malang/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/07/07/laptop-baru-yang-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 10:05:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Laptop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Liburan kali ini, karena cukup panjang sekali banget, tentu saja diriku pulang ke rumah. Lalu, ternyata, saya pun ditawari laptop (oleh orang tua). Tawaran yang cukup menarik bukan? Akhirnya hari Sabtu kemarin kami berangkat ke ibukota propinsi untuk berburu laptop. Pilihan pun jatuh kepada sebuah notebook Lenovo seri Y400.
Kira-kira seperti ini wujudnya:

Salah satu yang saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=782&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Liburan kali ini, karena cukup panjang sekali banget, tentu saja diriku pulang ke rumah. Lalu, ternyata, saya pun ditawari laptop (oleh orang tua). Tawaran yang cukup menarik bukan? Akhirnya hari Sabtu kemarin kami berangkat ke ibukota propinsi untuk berburu laptop. Pilihan pun jatuh kepada sebuah notebook Lenovo seri Y400.</p>
<p><span id="more-782"></span>Kira-kira seperti ini wujudnya:</p>
<p><a href="http://abrari.files.wordpress.com/2009/07/lenovo_y400.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-783" title="Lenovo_Y400" src="http://abrari.files.wordpress.com/2009/07/lenovo_y400.jpg?w=450&#038;h=337" alt="Lenovo_Y400" width="450" height="337" /></a></p>
<p>Salah satu yang saya inginkan dari laptop ini adalah dalam hal grafisnya (kartu VGA-nya atau <em>display adapter</em>-nya). Diriku sudah jenuh karena dari dulu memakai komputer yang grafisnya pas-pasan<span style="text-decoration:line-through;"> sehingga nggak nyaman untuk main game</span>. Alasan lain adalah karena ane hendak menggunakan Linux sebagai OS, dimana memerlukan kartu VGA jenis tertentu untuk kompatibilitas grafis. Laptop ini juga sudah dibundel dengan Windows Vista Home Basic original. Namun, sayangnya&#8230;</p>
<blockquote><p><span style="color:#333333;">Semuanya bermula malam itu (kira-kira 6 jam setelah pembelian), ketika diriku hendak menginstal Linux (Ubuntu terbaru, 9.04) pada si Lenovo ini. Proses instalasi pun dimulai. Partisi, instal, dan seterusnya berjalan lancar. Tidak ada gejala error sama sekali. Lalu, setelah me-<em>restart</em> si Lenovo ini&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#333333;">Tada&#8230; </span></p>
<p><span style="color:#333333;"><span style="text-decoration:line-through;">Laptop pun berubah menjadi Transformer</span> Tidak bisa <em>booting</em> sama sekali. Tidak bisa masuk ke Windows maupun Linux. Hanya ada layar berwarna hitam dengan sesuatu yang berkedip-kedip di pojok kiri atas. Ditunggu lama pun tidak ada respon. Bahkan ketika hendak melakukan <em>recovery</em> dari CD pun tidak dapat dilakukan. Hal paling jauh yang dapat dilakukan adalah mengutak-atik BIOS, yang juga tidak menghasilkan perbaikan apapun.<br />
</span></p></blockquote>
<p>Setelah kejadian itu, praktis Lenovo-ku ini <em>tidak dapat difungsikan sama sekali sampai sekarang</em>. Padahal sebelum peristiwa itu terjadi, semuanya berjalan lancar-lancar saja. Di toko tempat pembelian pun sudah dites dan diperiksa tanpa ada masalah.</p>
<p>Maka, insyaallah beberapa hari ke depan benda ini akan kami kembalikan ke tempat penjualannya (untuk diservis tentu saja). Berhubung masih dalam masa garansi satu tahun. Semoga saja hal ini masih termasuk yang digaransikan dan tidak perlu pengeluaran dana.</p>
<p>Peristiwa ini telah membuatku <em>futur</em>, seperti telah tertimpa sebuah musibah. Diriku terganggu dengan berbagai kekhawatiran akan keadaan laptop ini nantinya (karena kesan pertama sudah seperti ini). Selain itu juga karena yang membuatnya jadi seperti itu adalah diriku sendiri.</p>
<p>Semoga mas-mas tukang servis di sana dapat memperbaikimu wahai laptop, supaya kita bisa bermain bersama lagi nantinya&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/782/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/782/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/782/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/782/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/782/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/782/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/782/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/782/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/782/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/782/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=782&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/07/07/laptop-baru-yang-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abrari.files.wordpress.com/2009/07/lenovo_y400.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Lenovo_Y400</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat tinggal asrama</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/06/27/selamat-tinggal-asrama/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/06/27/selamat-tinggal-asrama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 13:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Lalu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melalui tahap check out yang agak lama dan birokratis, akhirnya kami, mahasiswa TPB IPB angkatan 45 secara resmi sudah bebas dari asrama. Semuanya. Baik penghuni yang terlihat maupun yang tidak terlihat, yang bahagia tinggal di asrama maupun yang tidak, yang sudah membayar maupun yang belum.
Proses check out-nya kurang lebih sama seperti yang diceritakan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=778&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah melalui tahap <em>check out</em> yang agak lama dan birokratis, akhirnya kami, mahasiswa TPB IPB angkatan 45 secara resmi sudah bebas dari asrama. Semuanya. Baik penghuni yang terlihat maupun yang tidak terlihat, yang bahagia tinggal di asrama maupun yang tidak, yang sudah membayar maupun yang belum.</p>
<p><span id="more-778"></span>Proses <em>check out</em>-nya kurang lebih sama seperti <a href="http://asfarian.wordpress.com/2008/06/25/auzi-asfarian-stpb/">yang diceritakan oleh saudara Auzi Asfarian, S.TPB</a>. Hanya saja, nilai asrama saya sangat kronis (begitu kata <acronym title="Senior of Residence">SR</acronym>). Nilai saya cuma sekitar 20 dari skala 100 sehingga mendapat huruf mutu D. <span style="text-decoration:line-through;">Jadi, boleh mengulang boleh tidak</span>. Sanksi denda karena tidak mengikuti kegiatan asrama hanya sebesar 30 ribu rupiah (karena membayar lewat <em>deadline</em>, kalau membayar sebelum <em>deadline</em> akan lebih mahal). Potongan uang deposit juga sekitar 30 ribuan lebih sedikit.</p>
<p>Sedikit tambahan, pada proses <em>check out </em>ini ternyata kita bisa menemukan banyak &#8220;harta karun&#8221;. Maksudnya adalah barang-barang milik bekas penghuni yang sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya. Ya, itu memang bisa disebut &#8220;barang bekas&#8221; atau &#8220;sampah&#8221;. Tapi &#8220;sampah&#8221; yang saya dapat tadi (dari teman sekamar) adalah sebuah tas koper kecil yang masih sangat lumayan sekali bagusnya. Sebenarnya masih banyak &#8220;sampah lumayan&#8221; yang bisa dipulung. Tapi diurungkan karena faktor-faktor yang tidak bisa disebutkan.</p>
<p>Maka, dengan dikeluarkannya surat pernyataan <span style="text-decoration:line-through;">kemerdekaan</span> bebas asrama, kami pun meninggalkan tempat bersejarah ini. Meninggalkan sejumlah cerita serta menanggalkan sejumlah <a href="http://abrari.wordpress.com/2009/02/09/asrama-tpb-kehidupan-penuh-cobaan/">penderitaan</a>.</p>
<p>Semoga kepergianmu membawa hikmah bagi kami, wahai asrama&#8230;</p>
<p><a href="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00358.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-777" title="DSC00358" src="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00358.jpg?w=450&#038;h=337" alt="DSC00358" width="450" height="337" /></a></p>
<p>Teringat mars asrama (dengan sedikit perubahan)</p>
<blockquote><p><em>Kami dulunya insan asrama</em><br />
<em>Bersatu padu menempa diri</em><br />
<em>Melupakan privasi</em>, <em>serta menahan diri</em><br />
<em>Menghadapi teman sendiri</em></p>
<p><em>Bersama di asrama</em><br />
<em>Memegang teguh kesabaran</em><br />
<em>Bersama di asrama</em><br />
<em>Menanti keajaiban&#8230;</em></p></blockquote>
<div style="border:1px solid #c0c0c0;background-image:url('http://s3.wordpress.com/wp-content/themes/pub/contempt/images/blue_flower/pagebar.jpg');background-repeat:repeat-x;background-position:bottom left;font-size:8pt;-moz-border-radius:6px;padding:6px;">TPB completed</p>
<table style="border:none;padding:0;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;background-color:green;color:white;border:1px solid #c0c0c0;-moz-border-radius:6px;" width="100%"><strong>100%</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/778/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/778/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/778/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/778/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/778/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/778/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/778/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/778/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/778/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/778/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=778&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/06/27/selamat-tinggal-asrama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00358.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00358</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kost-an baru</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/06/17/kost-an-baru/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/06/17/kost-an-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 04:28:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Kostan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=770</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berhari-hari pindahan (ya, emang berhari-hari karena diangkut sedikit-sedikit), akhirnya ane resmi punya kost-an baru dan jadi penghuni di sana (walaupun belum secara resmi merdeka dari asrama (kira-kira seminggu lagi)). Calon kontrakan yang dulu tidak jadi ditempati karena suatu alasan dan akhirnya saya pun nge-kost satu kamar bersama Ziko dan seorang penghuni gelap tetap (PGT).
Kost-an [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=770&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah berhari-hari <a href="http://abrari.wordpress.com/2009/06/12/pindahan/">pindahan</a> (ya, emang berhari-hari karena diangkut sedikit-sedikit), akhirnya ane resmi punya kost-an baru dan jadi penghuni di sana (walaupun belum secara resmi merdeka dari asrama (kira-kira seminggu lagi)). Calon kontrakan <a href="http://abrari.wordpress.com/2009/03/17/berburu-kontrakan/">yang dulu</a> tidak jadi ditempati karena suatu alasan dan akhirnya saya pun nge-kost satu kamar bersama <a href="http://yanuzico260191.wordpress.com/">Ziko</a> dan seorang penghuni gelap tetap (PGT).</p>
<p><span id="more-770"></span>Kost-an ini berada di daerah Bara II dengan nama &#8220;<a href="http://wikimapia.org/8917425/id/pondok-yasmin">Pondok Yasmin</a>&#8220;. Harga yang diberikan per tahunnya (katanya) cukup murah untuk ukuran kost-an di daerah strategis semacam Bara. Strategis karena masjid terdekat hanya berjarak kurang dari 15 meter, warung makan terdekat berjarak sekitar 7 meter, hanya 1 menit dari jalan raya Darmaga, dan 3 menit dari pusat peradaban IPB (jalan Babakan Raya).</p>
<p>Seperti ini penampakan dari luarnya. <a href="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00356.jpg">Kamar ane</a> (kamar nomor 4) tidak terlihat dari sini karena terletak di pojok kiri.</p>
<div id="attachment_768" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00357.jpg"><img class="size-medium wp-image-768" title="DSC00357" src="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00357.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Tampak luar" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Tampak luar</p></div>
<p>Karena baru 3 hari ditempati, maka kami harus beradaptasi, baik secara morfologi, fisiologi, maupun tingkah laku. Ternyata, penghuni lain di kost-an ini kebanyakan sudah &#8220;tua&#8221;. Maksudnya, kebanyakan sudah angkatan atas. Ada yang sudah lulus, sudah bekerja, ada juga yang sedang menjalani S2. Karena itu, ada sedikit rasa tidak enak karena menjadi yang paling muda di situ :) Tidak enak karena harus selalu &#8220;mengalah kepada yang lebih tua&#8221; sebagai bentuk penghormatan. WTF :(</p>
<p>Yah, bagaimanapun juga, inilah tempat tinggal kami sekarang sampai satu tahun ke depan. Semoga saja dengan ini kami bisa mendapat kehidupan yang lebih baik dan tentram daripada di asrama. Sampai waktu yang belum ditentukan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/770/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/770/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/770/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/770/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/770/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/770/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/770/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/770/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/770/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/770/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=770&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/06/17/kost-an-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abrari.files.wordpress.com/2009/06/dsc00357.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00357</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pindahan</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/06/12/pindahan/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/06/12/pindahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 09:52:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/2009/06/12/pindahan/</guid>
		<description><![CDATA[Berhubung proklamasi kemerdekaan dari asrama semakin dekat (kira-kira 2 minggu lagi), kini kami sedang dalam tahap pindahan. Pindahan dengan transit terlebih dahulu ke kontrakan temen yang deket situ karena calon kostan baruku baru boleh ditempati 3 hari lagi. Tapi bukan kesini. Yang itu nggak jadi. Tunggu info selanjutnya. Sekarang sedang dalam chaos tugas kuliah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=767&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berhubung proklamasi kemerdekaan dari asrama semakin dekat (kira-kira 2 minggu lagi), kini kami sedang dalam tahap pindahan. Pindahan dengan transit terlebih dahulu ke kontrakan temen yang deket situ karena calon kostan baruku baru boleh ditempati 3 hari lagi. Tapi bukan <a href="http://abrari.wordpress.com/2009/03/17/berburu-kontrakan/">kesini</a>. Yang itu nggak jadi. Tunggu info selanjutnya. Sekarang sedang dalam <i>chaos</i> tugas kuliah yang agak semakin menggila mendekati akhir tahun.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/767/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/767/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/767/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/767/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/767/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/767/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/767/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/767/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/767/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/767/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=767&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/06/12/pindahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Disia-siakan</title>
		<link>http://abrari.wordpress.com/2009/05/30/disia-siakan/</link>
		<comments>http://abrari.wordpress.com/2009/05/30/disia-siakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 03:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abrari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abrari.wordpress.com/?p=754</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin Anda juga pernah mengalami hal seperti ini. Saat usaha yang Anda lakukan tidak dihargai, sehingga Anda merasa usaha tersebut sia-sia. Sebenarnya bukan usaha kita yang sia-sia, tapi orang lain yang menyia-nyiakan usaha tersebut. Kejadian ini juga terkait dengan indahnya birokrasi. Hal itulah yang saya alami kemarin.
Cerita dimulai seminggu yang lalu, saat ane sedang melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=754&subd=abrari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mungkin Anda juga pernah mengalami hal seperti ini. Saat usaha yang Anda lakukan tidak dihargai, sehingga Anda merasa usaha tersebut sia-sia. Sebenarnya bukan usaha kita yang sia-sia, tapi orang lain yang menyia-nyiakan usaha tersebut. Kejadian ini juga terkait dengan indahnya birokrasi. Hal itulah yang saya alami kemarin.</p>
<p><span id="more-754"></span>Cerita dimulai seminggu yang lalu, saat ane sedang melakukan praktikum kimia. Secara tidak sadar ada sesuatu yang terjatuh. Setelah dilihat, ternyata sebuah pengaduk dari kaca. Karena terbuat dari kaca, tentu saja ada kerusakan pada pengaduk yang terjatuh itu. Sebenarnya saya tidak yakin siapa yang menyenggolnya sampai jatuh. Tapi karena manusia terdekat dengan lokasi jatuhnya benda adalah saya, maka secara otomatis sayalah yang harus bertanggung jawab. Ya, menggantinya dengan yang baru.</p>
<div id="attachment_755" class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-755" title="pengaduk kaca" src="http://abrari.files.wordpress.com/2009/05/pengaduk-kaca.gif?w=150&#038;h=125" alt="Pengaduk kaca" width="150" height="125" /><p class="wp-caption-text">Pengaduk kaca</p></div>
<p>Akhirnya, saya <em>nitip </em>dibelikan pengaduk kaca itu kepada seorang teman yang rumahnya di Bogor karena dialah yang tahu tempat yang menjual benda-benda semacam itu. Beberapa hari kemudian, benda itu sudah dibelinya. Harganya <span style="text-decoration:line-through;">cuma</span> 6.000 rupiah.</p>
<p>Lalu, kemarin, seminggu setelah tragedi pecahnya pengaduk kaca itu, ane mengunjungi pihak yang mengurusi alat-alat laboratorium untuk menyerahkan pengaduk yang baru dibeli itu. Sesampainya di sana, saya dipertemukan dengan seseorang (sebut saja Fulan). Saya utarakan keperluan saya sambil menunjukkan benda pengganti itu <span style="text-decoration:line-through;">dengan bangganya</span>. Kemudian, Si Fulan mengatakan sesuatu (sebagai awal mulai menyia-nyiakan), &#8220;Bon (nota) pembeliannya mana?&#8221;</p>
<p>Mendengar itu, degup jantung saya pun semakin cepat, membayangkan hal apa yang akan terjadi kemudian. Saya pun beralasan bahwa benda itu saya beli dengan <em>nitip </em>kepada teman, dan teman saya itupun tentu tidak mengambil nota pembeliannya. Kemudian Si Fulan dengan bijaksananya mengatakan, &#8220;Pokoknya <strong>saya tidak mau tahu</strong>, kalau mengganti alat harus pakai bon pembelian.&#8221;</p>
<p>Hampir saja saya mengatakan, &#8220;Jadi yang saya beli ini sia-sia?&#8221;. Namun karena tidak <span style="text-decoration:line-through;">tega</span> berani, saya pun berpaling sambil mengucapkan terima kasih dengan beratnya sambil menyimpan rasa kesal dan menyesal.</p>
<p>Karena tidak ada toko yang hanya menjual nota pembelian, akhirnya saya pun terpaksa membeli lagi benda itu, kini lengkap dengan nota pembelian dan bungkus yang cantik. Berharap Si Fulan mau menerimanya dan tidak me-saya-tidak-mau-tahu-kan saya lagi. Jadi, kini saya punya dua benda itu, dimana yang satu lagi akan diberikan kepada Si Fulan, sementara benda yang satu lagi (yang disia-siakan) entah mau diapakan. Mungkin akan digunakan untuk mengaduk gula saat membuat teh manis.</p>
<p>Jadi, dapat diambil pelajaran bahwa,</p>
<ul>
<li>Bertanyalah terlebih dahulu teknis penggantian sebelum mengganti alat laboratorium yang rusak.</li>
<li>Jika tidak, maka minimal Anda akan mengganti alat yang rusak seharga 2 kali harga normal.</li>
<li>Jangan sampai merusak alat laboratorium.</li>
<li>Tabah dan bersabarlah saat di-saya-tidak-mau-tahu-kan.</li>
</ul>
<p>Untungnya, benda yang saya harus ganti hanyalah sebuah pengaduk kaca seharga 6.000 rupiah. Bayangkan saja bila ada praktikan yang merusak sebuah tabung kecil (yang katanya berharga 150.000 ribuan), kemudian mengalami nasib serupa dengan saya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abrari.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abrari.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abrari.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abrari.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abrari.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abrari.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abrari.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abrari.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abrari.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abrari.wordpress.com/754/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abrari.wordpress.com&blog=4257973&post=754&subd=abrari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abrari.wordpress.com/2009/05/30/disia-siakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5dc5720ea404589a2063311e94a9c7ce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abrari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abrari.files.wordpress.com/2009/05/pengaduk-kaca.gif?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">pengaduk kaca</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>