The return of the laptop

Alhamdulillah.

Akhirnya, setelah kemaren dibawa ke service center, laptop Lenovo Y400-ku yang malang bisa berfungsi kembali. Proses perbaikannya lumayan cepat, tidak sampai sehari. Diagnosa pada laptop tersebut adalah gagal harddisk (karena saya salah mempartisi) sehingga harus menjalani transplantasi (ganti) harddisk.

Anehnya, para teknisi tukang servis tidak mengakui bahwa harddisknya diganti. Memang, proses perbaikannya tidak diawasi. Mereka hanya mengatakan, “harddisknya di-flash.” Entah apa maksudnya. Setahuku yang di-flash itu adalah BIOS kalo nggak handphone yang rusak. Kami baru sadar bahwa harddisknya diganti di rumah saat mengecek ulang konfigurasi sistem. Ternyata harddisknya berubah merk. Untung saja diganti dengan yang berkapasitas sama. Untung pula tidak dikenakan biaya tambahan.

Dan akhirnya, ane pun sukses menginstal kembali Linux Ubuntu 9.04. Bahkan bisa dual-booting dengan Windows Vista setelah mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan pada situs ini (karena takut mengalami kerusakan lagi).

Yah, sekian kabar gembira tidak penting ini. Semoga laptop itu tidak kangen dengan service center lagi…

17 Tanggapan ke “The return of the laptop”

  1. a3u5z1i Berkata:

    Biasanya sih kangen sama service center.. :P

  2. nurussadad Berkata:

    Siapa tau merek abal2

  3. ipul Berkata:

    Alhamdulilah …
    d flash tp kok gnti merk ya… namanya itu mah di ganti barangnya…
    Bisa minjem ne Brar…hkhkhks
    ojo pelit2 Brar…

  4. fearlee Berkata:

    oon lo brar..

  5. Luthfi Berkata:

    kalo dah bosen ama leptopnya, kubeli deh ;-)
    1 juta cash, tambah oreo 1 biji
    gimana?

  6. ganda Berkata:

    harddisk baru dong… :D dapat tanpa bayar… hehehe

  7. visakana Berkata:

    wah selamat.. selamat :)

  8. weibullgamma Berkata:

    tahniah…tahniah…

  9. ganda Berkata:

    hahaha….. tapi mudah2an barang baru stock lama. dari pada stock baru namun bekas. hehehehe

  10. absolutezeropeople Berkata:

    brar ikut bem baik g?

  11. rismaka Berkata:

    Kok bisa sampai separah itu? (partisi gagal aja bisa ngerusak hardisk???)

    Kenapa saya dulu ga ya.. beberapa kali gagal, tapi oke-oke aja tuh. Atau mungkin ini merek toshiba abal-abal? :D :D :D

    • abrari Berkata:

      Sebenernya sebab pastinya gak tau sih :) Yang jelas, hal terakhir yg ane lakukan adalah martisi dan instal. Dulu mereknya WDC. Sekarang diganti toshiba.

Tinggalkan Balasan